Gigi Adanna Sahardaya

untuk menghindari kebingungan chapter
mohon klik kategori Gigi Adanna Sahardaya | cerpen (sebelah kiri, on pc).
kemudian baca dari yang paling bawah atau kunjungi
Wattpad | Gigi Adanna Sahardaya . selamat membaca! :)

images

CHAPTER 2

3 Mei  2007

Sore

Dua tahun setelah Ayah pergi meninggalkan aku dan Ibu kami dengan hanya modal nekat dan tekat ingin melupakan Ayah pindah dari Magelang ke Jakarta tanpa terlalu memikirkan biaya hidup di jakarta yang 10x lipat lebih tinggi daripada di Magelang.

“mba, kamu yakin?” ibu melipat baju dan memasukannya ke dalam tas

aku hanya tersenyum saat mendengar pertanyaan ibu yang hampir setiap jam beliau tanyakan. mungkin ibu akan berpikir rencana pindah kita ke Jakarta adalah bentuk ke egoisan ku semata tapi semua yang aku lakukan itu hanya untuk beliau. aku sudah tidak tahan saat malam mulai menjelang ibu masih menyiapkan kopi untuk Ayah dan berharap Ayah pulang.

ku perhatikan wajah ibu yang sedari tadi menatap jalan, entah apa yang beliau pikiran yang jelas menatap wajah ibu dengan separuh wajah yang tersirami cahaya tenggelamnya sinar mentari membuat hatiku perih.

“sesampai kita di Jakarta aku harap ibu bisa bahagia sebagaimana seharusnya, menjalani hidup sebagaimana mestinya. Gigi akan berusaha untuk membahagiakan ibu, kebahagian Ibu adalah kebahagian Gigi. Ibu harus percaya klo kita juga bisa bahagia” kuraih tangan Ibu dan ku katakan dalam hati.

———————

best-friends-black-and-white-brazil-california-Favim.com-876703

25 April 2016.

Malam

“Kara! is she okay?” kataku panik.

“yes she is okay” Sekar menggenggam tanganku kemudian mengusap punggungku

“Kar, are you okay? ada apa sih? cerita dong ke gue, maaf banget gue telat Kuningan macet parah” aku bingung setengah mati, berusaha bertanya dengan raut wajah ke Sekar dan Tika tentang apa yang terjadi.

Kara yang sedari tadi menutup wajahnya dengan guling tidak berkata apapun.

“lo dari mana sih cong?” Tika bertanya dengan muka penuh kesal

“abis facetime” aku menjawab dengan raut wajah sedih dan bingung

“Gi, look at your face hahahahahha” Kara menjawab dengan tertawa terbahak2 disusul dengan tertawa Sekar dan Tika

“what the… gak lucu!! kalian pada gila ya asli!”

“lucu! muka panik lo tuh lucu Gi hahahha” Kara menjawab

“mana lucu?? ini bahaya tau! kalian tuh gak pernah mikir apa ya gimana bahayanya nyetir sambil panik? nyetir sambil mules aja tuh bahaya!” aku tersentak sambil menjauhi kasur yang mereka duduki.

“iya Gi bener banget nyetir sambil mules itu bahaya klo tiba2 keluar itu bahaya banget ahahhaha” Tika menimpali kemudian tertawa dengan Sekar dan Kara

selama pertemananku dengan mereka aku selalu jadi bulan2an ke isengan mereka. meskipun sudah sering terjadi aku selalu saja tertipu, menurut mereka muka panik ku adalah hiburan yang gak bisa dibeli dimanapun. gak terhitung aku dibuat kesal dan gak terhitung pula aku tak kuasa untuk tak ikut bergabung saat mereka sedang tertawa.

“Gi, tadi ngefacetime? udah baikan?’ tanya Sekar kepadaku, suaranya penuh dengan aroma kekepoan

“ya udahlaaah.. mana kuat Gigi lama2 bete ke itu laki” samber Kara

“hahahah iya ya, gimana? jawab dong?” Sekar bertanya, kali ini pindah kesamping posisi dimana aku sedang duduk.

“udah.. heheheh” aku mengangguk

“gimana dia sekarang?” tanya Sekar lagi sambil cengengesan

“gimana apanyaaa? heran deh gue lo kepo banget asli” jawab ku jengkel kemudian tertawa

“gue juga kepo kaliii, bukan Sekar ajaaa hadeehh” timpal Tika

“hahahah ya gak gimana2, dia lagi kumisan aja hahahhahha”

“matiiik hahhaha gue bisa jamin lo senyum gak berenti2 waktu facetime sama dia” Kara meledek sambil menirukan gaya senyam senyum di depan macbook kepunyaannya.

“hahahaha iya gue gak berenti senyum waktu ngeliat dia” wajahku tersenyum simpul saat mengingatnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s