Day 3 | Cerpen

Wanita itu, wanita yang selalu memberikan senyuman setiap kali aku datang. meskipun aku tau memang seperti itu cara ia menyapa setiap pengunjung tetapi aku tak pernah perduli yang aku tau senyuman yang aku terima hanya untuk ku . 

selepas bekerja aku selalu singgah ke tempatnya. dari teh bunga yang rasanya seperti meminum air siram pemakamam,teh buah yang bahkan fruit tea lebih menyegarkan, kopi hitam, kopi susu hingga kopi beralkohol yang disediakan aku sudah bolak balik mencobanya. Sebenarnya aku tak pernah tau apa yang akan aku lalukan di tempat itu setelah memesan minuman, tujuan meminum kopi sembari menunggu jalanan Jakarta longgar dari kemacetan adalah alasan agar aku dapat bertemu dengannya. 

bagiku kau adalah sebuah kepastian untuk diperjuangkan, sebuah keindahan yang selalu aku tulis, meski tak pernah merasa memilikimu ketahuilah wahai wanita yang memiliki senyum sehangat senja,

 aku memujamu.

.
Tuan Tanpa Nama mu, Fajar. 

——————————————

Kamis, 11:26 PM.
terlambat posting :)


Akan update setiap minggu di hari senin :) -Laninka

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s